Jakarta Armada menjadi salah satu grup musik yang lekat dengan lagu-lagu cinta. Kendati demikian, tidak melulu lagu tersebut menyuarakan tentang percintaan antar pasangan saja. "Kita bikin tidak melulu percintaan antar pasangan contohnya Apa Kabar Sayang. Bikinnnya perjalannya dari Jakarta ke Garut di mobil Mai bilang ada tema lagu, kalau ketemu orang lama nggak ketemu pertanyaan pertama apa? semua kompak bilang apa kabar," ungkap Rizal, vokalis Armada dalam video Eargasm. Rizal juga menambahkan kisah yang tertulis di balik lagu Apa Kabar Sayang. Esensi lagu tersebut tidak hanya ditujukan kepada pasangan tetapi juga untuk keluarga dan buah hati. "Jadi ceritanya tentang cinta juga tapi bukan cinta antar pasangan doang, waktu itu kita punya problem masing-masing, gue kangen sama keluarga di Palembang, Mai kangen sama anaknya, Anggi kangen sama istri, Radha kangen sama istri sama keluarga juga," jelasnya. Rizal bersyukur bahwa lagu Apa Kabar Sayang dapat masuk ke berbagai aspek. "Jadi memang kata sayang itu bukan hanya untuk pasangan. Orangtua manggil anak juga sayang tapi Alhamdulillah lagu itu bisa masuk ke aspek mana pun, orangtua ke anak, temen ke temen bisa, pasangan bisa," kata Rizal Armada. Sementara, Apa Kabar Sayang adalah lagu yang ada di album ketiga Armada bertajuk Satu Hati Sejuta Cinta. Album ini secara resmi dirilis pada 18 April tahun 2012 lalu.
Artidan Makna Lagu Love me Like You Do - Ellie Goulding Dari lirik yang disajikan dalam lagu ini dan bahkan sampai dipercaya untuk dijadikan sountrack Film Fifty Shades of Grey, ternyata memang memiliki sebuah makna yang sama yaitu bercerita tentang sebuah perasaan jatuh cinta yang tak terkontrol. Ia tergoda oleh seseorang yang sentuhannya bisa membuat ketagihanFollow us on Instagram, subscribe to our Telegram channel and browser alerts for the latest news you need to know. 12 OKTOBER â Lirik atau senikata dalam sesebuah lagu penting sebenarnya untuk melengkapkan tahap sedap dan sempurna sesebuah lagu itu. Di negara kita ini, kebanyakan lirik isi dan temanya lebih kurang sama saja, iaitu tema tentang cinta dan kasihÂsayang. Tema cinta mudah dijual. Itu kata mereka yang berada di dalam industri muzik tanahair. Paling klise, tema cinta kecewa dan lara, itu paling diterima. Sebabnnya orang kita memang seronok layan rasa kecewa dan putus asa. Sepatutnya kalau kecewa dengarlah lagu yang berjaya meneutralkan perasaan lara dan kecewa kita, tapi orang kita lebih suka melayan lagu lara seperti Sampai Hatiâ atau laguÂlagu jiwang rock kapak yang sewaktu dengannya demi untuk menikmati momentâ kecewa itu. Dulu saya tidak faham mengapa ini berlaku dan mengapa orang kita memang suka dilanda kecewa atau frust. Hari ini saya boleh faham dan memang itulah orang kita. Pun begitu, saya suka mendengar laguÂlagu lama tahun 50an sehinggalah 70an. Mungkin sebab saya sukakan sound yang rawâ dari pemuzik dan penyanyi kerana di waktu itu biasanya rakaman dilakukan secara liveâ. Di antara banyak lagu lama yang saya suka, saya juga suka mengkaji cerita dan lirik dalam lagu-lagu yang diterbitkan di zaman itu. Suka kerana cerita dalam lagunya kadang tak masuk akal pun ada, tapi itu yang membuatkannya menjadi menarik dan unik. Saya ingin membawa pembaca ke tahun 70an, zaman di mana lagu lagu saduran menghiasi kemeriahan industri muzik kita. Zaman itu kebanyakan lagu yang popular adalah lagu yang ditiru dari lagu popular luar negara seperti dari Jepun dan Amerika. penyanyi berasal dari Singapura antara penyanyi berbakat yang menghiasi kelendar artis 70an. Keistimewaan adalah suaranya yang unik, tersendiri dan bernada tinggi. Saya salah seorang pendengar yang membesar dengan lagu lagu beliau. Dalam sekian banyak lagunya yang popular, saya cukup tertarik dengan salah sebuah lagu dendangannya berjudul Mencari Kesayangankuâ. Menarik kerana walau liriknya nampak bodoh namun bagi saya penuh dengan misteri dan teka teki. Cuba kita hayati dan kupas cerita dalam lagu Mencari Kesayangankuâ ini, Saya tidak pasti siapa penulis liriknya, atau lagunya mungkin juga lagu saduran dari Jepun. Mencari Kesayanganku Cik Adik Manis bolehkah abang Tumpang bertanya rumah Cik Diâana Yang mempunyai gadis jelita Terpesona hati ku kepadanya Abang dah pergi serata tempat Ke kampung kampung dan juga desa Ku mengembara kerana dia Terpikat oleh tali asmara Cik Adik Manis yang ku bertanya Tersenyum simpul pandang wajahku Ia berkata maafkan daku Tak pernah mendengar nama itu Aku ucapkan terima kasih Pada cik adik yang baik hati Akan ku cari kesayangan ku Barulah hilang rindu di hati Penyanyi â Pada rangkap pertama penulis bertanya kepada Cik Adik Manis di mana letaknya rumah Cik Diana, yang mempunyai seorang gadis jelita. Samada gadis jelita itu anak Cik Diana atau pun bukan tidak pula diceritakan dalam lagu ini. Rangkap kedua pula penulis menceritakan tentang keluh kesah dan rindu dan dendamnya pada gadis idamannya itu. Sudah puas dia mengembara ke serata tempat, kampung dan juga desa demi untuk mencari buah hatinya itu. Sambil tersenyum simpul Cik Adik Manis meminta maaf sambil berkata, â tak pernah mendengar nama ituâ. Maknanya dia tak pernah mendengar nama Cik Diana itu. Atau mungkin Cik Adik Manis itulah gadis jelitaâ milik Cik Diana? Rangkap keempat pula menampakkan sikap sabar dalam diri penulis yang masih mengucapkan ucapan terimakasih walau hampa dengan jawapan dari Cik Adik Manis itu. Maka dia pun meneruskan perjalanan untuk mencari kesayangannya walau tanpa arah, tanda mahupun tujuan. Bagi saya lagu Mencari Kesayanganku ini penuh dengan elemen dan misteri yang terkandung di dalamnya. Mesejnya penuh dengan falsafah dan soul searchingâ. Ini juga mengingatkan saya kepada karya agung Farid udÂDin Attar penyair suf dari Nishapur Iran yang lahir pada tahun 1145, meninggal pada 1220 yang berjudul The Conference of the Birds atau Musyawarrah Burung. Cerita dalam Musyawarrah Burung dari konsep dan perlambangannya berkisar tentang perjalanan insan dalam mengenal dirinya melalui tujuh lapis diri sehingga jawapan di atas penat lelah pengembaraan sekawan burung itu hanyalah sekeping cermin, untuk kita melihat jawapannya pada wajah kita sendiri. Lirik Mencari Kesayanganku juga berkisar tentang perjalanan insan dalam mencari Tuhan dalam konteks hakikat. Yang mahu dicarinya adalah gadis jelitaâ atau dirinya yang sebenar yang belum pernah ditemunya sehingga habis semua rangkap lagu. Atau mungkin sehingga ke akhir hayatnya dia tidak akan berjumpa apa yang dicarinya. Pun kenikmatan bagi seorang pencari adalah nilai kembaraâ itu sendiri kerana hidup kita ini adalah sebuah perjalanan yang panjang dan tidak ada kesudahannya. Diceritakan juga sehingga penulis sanggup mengembara atau menyelami tujuh lapis dirinya sendiri demi untuk mencari makna yang satu untuk proses penyatuan jiwa. Kenyataannya untuk mengenal diri walaupun ianya nampak mudah, namun tidaklah semudah kita belajar alif, ba ta atau cerita fekah yang berkisar tentang permukaan dan keindahan zahir semata. Lirik yang misteri ceritanya umpama lukisan yang abstrak yang tahap fahamnya mengikut tahap pemikiran kita dalam mentafsirkan maksud dan ceritanya. * Ini adalah pendapat peribadi penulis.
Disamping itu, hakikat interteks, sebagaimana akan dijelaskan kemudian, tidak terbatas sebagai hubungan beberapa teks yang dapat dilihat sebagai konkret, melainkan yang jauh lebih rumit adalah kenyataan bahwa secara definitif intertekstualitas mensyaratkan bahwa di dalam setiap teks terkandung teks (-teks) yang lain.
Artisyair lagu â Pancasila Dasar Negara, Rakyat adil makmur sentosa â arti maknanya adalah: Pancasila dijadikan sebagai dasar dalam penyelenggaraan negara, sehingga mempermudah menggapai cita-cita menjadi bangsa yang mandiri dan makmur. Arti â Pribadi bangsaku â adalah: Suatu ideologi yang sudah melekat dengan jiwa bangsa, ciri, jatiAdapunnilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal di Indonesia antara lain: nilai religi, nilai gotong-royong, nilai seni, nilai sejarah, dan nilai ekonomi. Oleh karena itu, jawaban soal di atas adalah pilihan A. Kegotongroyongan, kekerabatan, musyawarah untuk mufakat, dan toleransi. Semoga membantu ya :) Terima kasih.